"Perkembangan terakhir tadi pagi keadaan umum pasien tetap baik, sadar, dan komunikasinya lancar. Tekanan darah normal, suhunya 36,9 derajat celcius, kecepatan pernapasan 42 kali permenit, dan denyut nadi 80 per menit," kata Direktur RSUP Sanglah, I Gusti Lanang Made Rudiarta, di kantornya Jl Pulo Nias, Denpasar, Senin (11/5/2009).
Menurut Rudiarta, dari gejala klinis tersebut kecil kemungkinan pasien terserang flu babi. Namun demikian, untuk lebih memastikan, tim dokter masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel darah, cairan tenggorokan dan hidung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rudiarta menambahkan, jika negatif flu babi, pasien akan diizinkan pulang. Namun sebelumnya, pasien tetap harus menjalani observasi kesehatan sesuai dengan ketentuan pemerintah.
Rudiarta juga mengatakan, riwayat kesehatan Michelle tidak jelas. Michelle mengaku tidak tahu apakah dirinya pernah kontak langsung dengan penderita flu babi atau tidak.
"Tapi karena Belanda sudah ditetapkan WHO sebagai negara yang terjangkit flu babi, itu dasar kita melakukan observasi. Dan dia harus ikut aturan negara kita," tegas Rudiarta.
Masih menurut Rudiarta, Kantor Kesehatan Pelabuhan Ngurah Rai juga akan melakukan observasi kesehatan terhadap 12 penumpang pesawat Malaysia Airlines MH 715 yang duduk berdekatan dengan Michelle. Mereka adalah para penumpang yang duduk di depan belakang, serta samping kiri dan kanan Michelle.
"Riwayat kesehatan mereka akan dicatat dan diobservasi selama berada di Bali," ujar Rudiarta.
(gds/djo)











































