"Mortir tersebut mengenai pintu masuk masjid. Saya menghitung sedikitnya ada 14 orang tewas seketika dan 10 orang lainnya luka parah," ujar salah satu jamaah masjid Hassan Abdifatah, seperti dilansir AFP Senin (11/5/2009).
Saksi lainnya yang berada di dalam masjid mengaku mendengar sebuah letusan tersebut dan menewaskan banyak orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya telah terjadi perang pada hari Kamis yang lalu namun tidak berlangsung lama dan hari-hari selanjutnya berlangsung tenang. Namun, Sabtu (9/5/2009) perang kembali pecah sehingga meluluhlantakkan kota di Afrika Timur tersebut.
Pejuang militan Islam mengklaim telah menguasai wilayah pemerintahan seperti stadion Mogadishu, kantor-kantor pemerintahan dan jalan-jalan utaman di selatan kota Mogadishu.Namun, pemerintah menolak membenarkan klaim tersebut.
"Kita telah mengambil alih area-area yang menjadi tempat berlindung musuh-musuh Allah," ujar salah satu pimpinan pejuang militan Islam Sheikh Ali Mahmoud.
Dalam sebuah keterangan pers Menteri Penerangan Somalia mengatakan tidak ada satu wilayah pemerintah mana pun yang telah dikuasai oleh pejuang militan seperti yang diklaim Sheikh Ali Mahmoud.
"Tidak ada dimana pun tempat pemerintahan yang diambil alih," kata Farhan.
(mpr/anw)











































