Mengutip harian Hindu, Dhanik Bhaskar, kantor berita Xinhua, Minggu (10/5/2009) menyebut, negara yang terserang flu kuda tersebut meliputi negara bagian barat India Rajasthan dan Gujarat.
Menurut laporan laboratorium di Hissar, Haryana, India utara, kematian hewan-hewan itu disebabkan oleh Influensa Equine yang juga disebut flu kuda.
Kematian pertama terjadi pada Januari lalu di Gandhinagar, Gujarat, tempat 15 kuda tewas akibat penyakit tersebut bulan lalu. Untuk mencegah penyakit ini menyebar luas, pemerintah Gujarat memutuskan melarang membeli dan menjual kuda.
Sementara di Rajasthan, India, 25 kuda tewas pada sebuah pameran kuda di daerah Jodhpur.
Flu Equine disebabkan oleh virus Influansa A yang endemik pada kuda. Kuda yang terserang flu ini akan kejang-kejang, demam, serta keluar lendir di hidung. Virus tersebut bisa berpindah ke jenis hewan lain dan menular pada manusia. (anw/mpr)











































