"Penyebabnya akibat kenaikan tekanan dari dalam pipa sehingga menyebabkan ledakan di bawah tanah," kata salah seorang petugas mayor Yuri Luzhkov seperti dilansir AFP, Minggu (10/5/2009).
Salah satu korban luka bahkan mengalami luka parah. 35 Persen dari sekujur tubuhnya diketahui terbakar saat api setinggi 200 meter itu membumbung tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak 35 unit pemadam dikerahkan untuk memadamkan api. Meski demikian, sistem saluran energi di kota Moskow tidak sampai terganggu. Hanya saja, sebanyak 80.000 saluran telepon di kota tersebut mati akibat kabel sambungan telepon yang ditaruh di dalam tanah terkena aliran panas.
Untuk sementara, jalan-jalan di Michurinsky Avenue sebelah barat daya kota Moskow terpaksa ditutup.
Meledaknya pipa gas diduga akibat belum diperbaruinya saluran tersebut selama bertahun-tahun. Selama kurun waktu sebulan kejadian serupa juga pernah terjadi di negara eks-Soviet lainnya seperti Moldova dan Turkmenistan.
(nov/asy)











































