"Dia diduga sebaga pemimpin Jamaah Islamiyah yang terkait kasus bom Bali 2002," ujar pihak pemerintah Singapura, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (8/5/2009).
Pemerintah Singapura menyatakan, Mas Selamat Kastari juga merupakan otak dari perencanaan untuk membajak pesawat, yang akan menabrakannya di Bandara Changi, Singapura. Mas Selamat Kastari juga diduga merencanakan untuk menyerang perbatasan negara dengan cara meledakan bom yang ditaruh di truk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mas Selamat Kastari berhasil kabur dari penjara Whitely Road Detention Centre pada Februari 2008. Sejak pelariannya tersebut, pemerintah Singapura menempatkan ia sebagai orang yang paling dicari. Atas peristiwa kaburnya Mas Selamat Kastari, beberapa pejabat Singapura akhirnya dipecat.
(ddt/ddt)










































