Dua Ekor Gajah Latih di Riau Mati

Dua Ekor Gajah Latih di Riau Mati

- detikNews
Kamis, 07 Mei 2009 23:27 WIB
Pekanbaru - Dua ekor gajah terlatih milik Departemen Kehutanan RI ditemukan mati mengenaskan. Bagian kepalanya dicincang untuk mengambil gadingnya. Sebelum dicincang, gajah ini terlebih dahulu diracun.

Kepala Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas, Riau, Muslino mengungkapkan hal itu saat ditemui detikcom di lokasi kejadian, Kamis (7/05/2009) di Minas, Kabupaten Siak, Riau. Menurutnya, gajah ini ditemukan tewas tadi pagi. Kedua ekor gajah jantan ini, selama ini sudah cukup terlatih. Gajah naas itu bernama Tomi berusia 23 tahun dan Rege usia 16 tahun.

"Kita menemukan kedua gajah itu dengan kondisi mengenaskan. Dari barang bukti yang kita sita di lapangan, kita temukan nenas, tas rangsel, senter. Nenas yang kita temukan itu kita dugaan telah disi racun untuk membunuh gajah itu. Selanjutnya baru gajah dicincang bagian kepalanya untuk mengambil gadingnya," kata Muslino.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berjarak sekitar 500 meter dari lokasi kematian gajah itu, pihak tim PLG Minas menemukan sepasang gading tersebut. Gading itu ditemukan dipinggir badan jalan yang menghubungkan ke baskem PLG.

"Kemungkinan gading itu ditinggalkan dipinggir jalan, karena pelakunya sudah kesiangan. Mungkin saja rencananya akan di ambil lagi. Namun kini gading itu sudah kita amankan di Balai Koservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau," kata Muslino.

Dia menduga, gajah inidiracun pada malam hari. Hanya saja mungkin eksekusi untuk mengambil gadingnya sudah menjelang subuh. Mungkin takut ketahuan para pawing gajah, sehingga gading itu mereka simpan terlebih dahulu.

"Tapi yang jelas kami mencurigai pelaku ini pasti orang yang sering bertemu dengan gajah itu. Sebab, kalau gajah melihat orang yang tidak dia kenal, akan melakukan perlawanan. Karena itu semua pawing gajah di tempat kita ini akan diperiksan tim penyidik PPN Dephut," kata Muslino.

Kedua ekor gajah ini telah di optopsi tim dokter BKSDA Riau. Pelaksanaan otopsi berjalan sekitar dua jam. Tim dokter membelah isi perut gajah tersebut. Dari sana tim akan meneliti jenis racun yang dimakan gajah tersebut.

"Pembunuhan gajah-gajah ini benar-benar sadis. Sampai kedua pawangย  gajah itu mengalami syok, saat melihat Tomi dan Rege dibunuh. Kita berharap pelakunya segara tertangkap," kata Muslino.

(cha/rdf)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads