Ruang Genset Terbakar, Pengunjung Mal di Samarinda Panik

Ruang Genset Terbakar, Pengunjung Mal di Samarinda Panik

- detikNews
Kamis, 07 Mei 2009 22:06 WIB
Samarinda - Ruang genset berikut sejumlah unit genset di basement pusat perbelanjaan Samarinda Central Plaza (SCP) Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim),hangus terbakar. Kejadian itu mengakibatkan ratusan pengunjung SCP panik dan berlarian menyelamatkan diri.

Keterangan dihimpun detikcom,api mulai berkobar sekitar pukul 18.10 WITA, Kamis (7/5/2009). Sebelum kejadian, terlihat aktivitas perbaikan mesin dilakukan sejumlah pekerja di ruangan genset tersebut.

Tanpa diduga, pekerja tersebut langsung berlarian meninggalkan ruang genset.
"Mereka berteriak-teriak api..api," kata Hendra, salah seorang karyawan sebuah toko di SCP kepada detikcom di lokasi kejadian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kontan teriakan pekerja tersebut, mendapat tanggapan sigap dari petugas keamanan untuk segera menginformasikan kepada pengunjung agar segera menyelamatkan diri.

"Ya memang ada permintaan dari pengelola mal untuk keluar dengan cepat," ujar Rohana,salah seorang pengunjung.

Pantauan detikcom,ruang genset tersebut sekaligus berada di dalam area parkir kendaraan roda empat.Mobil beserta motor yang sedang parkir, langsung dievakuasi ke luar mal agar tidak ikut dilalap api.

"Lebih baik kendaraan yang ada dibawa keluar daripada nanti ikut terbakar," sebut Lukman, pengunjung lainnya.

Sedikitnya 20 unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai instansi di Samarinda,diturunkan untuk memadamkan api. Enam di antaranya berada di dalam area basement, untuk mengantisipasi api semakin membesar.

Namun demikian,sempat terdengar ledakan dari arah ruang genset, dimana disekitarnya terdapat drum solar serta tabung gas.

"Awas..awas..hati-hati," kata salah seorang petugas pemadam kebakaran mengingatkan rekannya serta karyawan yang ikut memadamkan api.

Belum diketahui, besaran kerugian yang harus ditanggung pengelola pusat perbelanjaan tersebut. Sejumlah pekerja genset, dimintai keterangan kepolisian.

(rdf/rdf)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads