JK Minta Polisi & Pengadilan Singapura Fair Usut Kasus David

JK Minta Polisi & Pengadilan Singapura Fair Usut Kasus David

- detikNews
Kamis, 07 Mei 2009 19:13 WIB
JK Minta Polisi & Pengadilan Singapura Fair Usut Kasus David
Jakarta - Wakil presiden Jusuf Kalla (JK) menyoroti kasus David Hartanto Widjadja. Dia pun meminta aparat kepolisian dan pengadilan Singapura bertindak fair dan terbuka dalam menangani kasus tewasnya mahasiswa Nanyang University Singapura tersebut.

"Karena kita kenal polisi dan pengadilan Singapura adalah terbaik. Jadi saya minta polisi Singapura dan pengadilan fair," kata JK kapada wartawan usai menerima keluarga David di rumah dinas Wapres di Jl Diponegoro, Jakarta, Kamis (7/5/2009).

Menurut JK pemerintah melalui duta besar juga harus terlibat aktif membantu keluarga David menemukan kebenaran kasus itu. Hal ini sangat penting untuk menjaga martabat bangsa dan negara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kedutaan harus membantu menyelesaikan persoalan ini. Saya meminta kedutaan untuk mengikuti kasus ini. Ini dibutuhkan keterbukaaan semua pihak, baik universitas ataupun polisi dan pengadilan," paparnya.

JK yakin kasus kematian David akan terungkap dengan baik. Hal ini didasarkan pada keyakinan JK yang mempercayai proses hukum di Singapura akan berjalan jujur dan terbuka.

"Saya yakin kasus ini akan menemukan muaranya, karena kita kenal polisi dan pengadilan Singapura adalah terbaik. Jadi saya minta polisi Singapura fair. Hukum Singapura yang profesional adalah kunci kepolisian dan pengadilannya," ujarnya.

JK memerintahkan aparat kepolisian RI untuk mempererat komunikasi dengan interpol guna ikut memonitor kasus ini. "Polisi kita, dorong interpol untuk ikut kasus itu. Pihak keluarga juga sudah menunjuk pengacara," pungkasnya.

Menanggapi pernyataan JK itu, kakak david, William Hartarto berterima kasih kepada JK. Atas dasar itulah Wiliam berharap semua pihak dapat menghargai masukan JK tersebut. "Saya berterimakasih kepada Pak JK karena sangat memperhatikan keluarga kami dan meminta univesitas terbuka terhadap kasus david," pungkasnya.
(yid/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads