Sesekali, perempuan berkaos merah muda itu menelpon ke seseorang dengan nada tercekat.
"Ini saya sampai di mana. Saya mau pulang ke mana," kata perempuan itu
kebingungan dengan aksen Madura yang kental, Kamis (7/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
menjawab asal-asalan. Terlebih, saat perempuan berambut sepinggang itu
terjatuh dari kursinya. Tubuhnya kejang dengan mulut menganga dan mata
melotot seperti penderita epilepsi (ayan).
"Tadi ke sininya diantar seseorang. Sekarang sudah pergi nggak tahu kemana," ujar Karyo, saksi mata.
Hingga pukul 15.30 WIB, kondisi perempuan berusia 20 tahun itu belum membaik. Menurut sejumlah polisi, perempuan itu merupakan korban hipnotis/gendam sehingga kesadarannya belum benar-benar pulih.
(Ari/aan)











































