"Setahu saya dia sendiri," kata Umar saat dihubungi melalui telepon, Kamis (7/5/2009).
Sebelumnya, pengacara Antasari Azhar, Ari Yusuf Amir, menengarai ada otak di atas Sigid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang pasti sudah diungkapkan bahwa yang memerintahkan sudah jelas dan diperintahkan sudah jelas. Dan klien saya dituduh membiayai, itu pun masih dalam proses berbeda-beda. Lainnya saya tidak tahu," terangnya.
Dia juga membantah bila Sigid pernah diperiksa dan berkasus di KPK. "Tidak pernah diperiksa, memangnya pegawai negeri," tutupnya.
(ndr/nrl)











































