Lihat saja landscape ular tangga bencana yang dicetak pada kain khusus 1,5x2 meter. Panorama gunung meletus dan tsunami begitu menonjol. Juga tanah longsor longsor, gempa bumi, kebakaran, hingga upaya menghindari gardu listrik saat hujan petir.
"Jadi nggak takut lagi," kata Cindy, siswi SD yang mencoba permainan itu di Panti Asuhan Muslimin, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (7/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Wuss...kamu terbawa gelombang tsunami," tulis si ular tangga dan membuat si anak harus turun ke tangga sebelumnya.
Tetapi, bila si anak beruntung dalam melempar dadu, dia menang dan finis melewati sejumlah rintangan bencana.
Cara melewati rintangan itu seperti "menyiapkan obat-obatan sebelum banjir" dan "berlari menghindari gardu listrik saat petir."
Selain ular tangga, permainan boneka dan beberapa permainan lain menghibur anak-anak. Di sana-sini disisipi pesan waspada bencana. Sederhana dan mudah dicerna.
(Ari/aan)











































