Demikian disampaikan lembaga pemerintah AS, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dalam situsnya seperti dilansir Reuters, Kamis (7/5/2009). Sebanyak 700 kasus lainnya di AS yang diduga flu H1N1 saat ini masih dalam penyelidikan.
Sejauh ini sudah dua orang meninggal akibat virus ini. Keduanya di negara bagian. Korban tewas pertama adalah seorang anak asal Meksiko yang jatuh sakit saat berkunjung ke rumah kerabat keluarganya di Texas. Dia meninggal di sana. Korban kedua adalah seorang wanita berumur 33 tahun yang baru beberapa bulan melahirkan bayinya.
Pejabat-pejabat kesehatan AS menyatakan, penyakit flu H1N1 memiliki kemiripan dengan flu musiman. Di negeri adikuasa itu, flu musiman menjangkiti sekitar 30 juta jiwa setiap tahun dan menewaskan sekitar 36 ribu orang.
Namun ada pengecualian. Kebanyakan kasus H1N1 dilaporkan pada kaum muda, dengan mayoritas kasus ditemukan pada mereka yang berumur di bawah 18 tahun. Sangat sedikit kasus yang ditemukan pada kelompok umur di atas 50 tahun. Berbeda dengan flu musiman yang banyak menghinggapi kaum lanjut usia.
(ita/nrl)











































