"Ada otak lain di atas Sigid Haryo," ujar Ari pada detikcom, Kamis (7/5/2009).
Menurut dia, berdasarkan penyidikan yang dilakukan polisi, tokoh di atas Sigid itu sedikit-sedikit mulai terungkap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pihak kepolisian harus mengecek lebih lagi kebenarannya. Asmara itu hanya pengalihan motif, di balik ini ada motif lain yang lebih besar, lebih hebat. Dan Antasari terjebak di dalamnya," ujar Ari.
Sigid Haryo adalah pengusaha pemilik koran Merdeka. Dalam penyidikan sementara polisi, perannya adalah mengongkosi pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen sebanyak Rp 500 juta. Sigid selama ini dikenal sebagai orang yang dekat dengan kalangan politisi dan pengusaha. (nvc/nrl)











































