"Kita serahkan sepenuhnya kepada Kapolda untuk mendalami latar belakang semua ini," kata BHD di Wisma Bayangkari, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (6/5/2009)
BHD menjelaskan, peristiwa penembakan itu berawal saat anggotanya melintas di sebuah jalan di Sentani. Namun, jalan tersebut dipalang oleh masyarakat, sehingga tidak bisa dilewati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mendapat serangan tersebut, lanjut BHD polisi tidak langsung menembak, melainkan mengeluarkan tembakan peringatan terlebih dulu. Karena tidak direspons, maka korban pun terpaksa ditembak.
"Ya, tentunya harus ada ketegasan anggota kita," pungkas BHD.
(irw/iy)











































