Diduga Bocor, Razia di Rutan Surabaya Tak Temukan Narkoba

Diduga Bocor, Razia di Rutan Surabaya Tak Temukan Narkoba

- detikNews
Rabu, 06 Mei 2009 02:00 WIB
Diduga Bocor, Razia di Rutan Surabaya Tak Temukan Narkoba
Surabaya - Razia narkoba yang dilakukan oleh Kanwil Depkum HAM Jawa Timur di 3 blok tahanan Rumah Tahanan (Rutan) Klas I Surabaya diduga bocor. Petugas pun hanya menemukan 29 charger handphone, 15 hanphone serta barang-barang lainnya.

Razia narkoba yang dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Klas I Surabaya, Affandi dilakukan terhadap penghuni Rutan di Blok F (Blok Tahanan narkoba) dan Blok B dan Blok C (Blok Tahanan Kriminal).

Dalam razia ini, petugas hanya berhasil mengamankan 15 handphone (hp), 29 charge hp, 7 handsfree, 8 gunting. Bahkan 16 sendok stenlees stel juga ikut diamankan petugas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah menggeledah satu persatu 3 blok tahanan yang berpenghuni masing-masing Blok F sebanyak 100 narapidana, Blok B sebanyak 424 narapidana serta Blok C sebanyak 447 narapidana, petugas rutan juga memeriksa setiap jengkal pojokan ruang tahanan.

Sayang dalam razia yang dilakukan selama 2 jam ini petugas tidak menemukan barang yang menjadi sasaran yakni narkoba.

"Memang dalam razia kali ini kita tidak menemukan narkoba. Tapi kita menemukan barang yang dilarang dibawa ke dalam kamar tahanan," kata Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Klas I Surabaya, Affandi kepada wartawan
usai razia di Rutan Klas I Surabaya, waru Medaeng, Rabu (6/5/2009) dini hari.

Affandi menambahkan, pihaknya akan terus melakukan razia rutin yang akan
dilakukan 2 minggu sekali. Bahkan dirinya optimis dengan seringnya diadakan
razia akan membuat efek jera dan takut kepada penghuni maupun pengunjung yang akan membawa barang masuk kedalam rutan.
(ze/lrn)


Berita Terkait