Ketika 4 Pimpinan KPK Bicara Tanpa Antasari

Ketika 4 Pimpinan KPK Bicara Tanpa Antasari

- detikNews
Selasa, 05 Mei 2009 19:04 WIB
Ketika 4 Pimpinan KPK Bicara Tanpa Antasari
Jakarta - Saat mengumumkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi di PLN Jawa Timur, 4 pimpinan KPK bergantian bicara. Ini adalah kali pertama sejak ditetapkannya Antasari Azhar sebagai tersangka.

Diawali oleh pimpinan KPK minggu ini Chandra Hamzah, kemudian dilanjutkan oleh Bibit Samad Riyanto, Muhammad Jasin dan terakhir adalah Haryono Umar. Keempatnya bergantian melayani pertanyaan wartawan tentang kasus tersebut dan keadaan KPK setelah ditinggalkan Antasari.

"Kalau salah satu pimpinan berhalangan, ketua sudah menyerahkan pada kita berempat," kata Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Bibit Samad Riyanto di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (5/5/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Entah karena belum terbiasa, suasana jumpa pers pertama setelah Antasari ditahan ini berlangsung sedikit tegang. Tampak berkali-kali pimpinan harus saling meminta izin kepada satu sama lain sebelum memberi penjelasan.

"Maaf kalau boleh saya yang menjelaskan," kata Chandra Hamzah sambil melirik pimpinan yang lain.

Berkali-kali para wartawan berusaha mencairkan suasana dengan melontarkan pertanyaan lucu. Namun, suasana tegang tidak berubah hingga akhir jumpa pers. Termasuk saat ditanya rencana menjenguk Antasari.

"Demikian jumpa pers ini, terima kasih," tutup Chandra sambil berlalu.

Inilah gambaran suasana KPK yang baru. Banyak pihak memprediksi, tanpa Antasari KPK akan jauh lebih baik. Tapi, benar atau tidaknya hanya M Jasin, Haryono Umar, Bibit Samad Riyanto, dan Chandra Hamzah yang bisa membuktikan.
(mad/gah)


Berita Terkait