Tertipu, Puluhan Calon Tenaga Kerja Datangi PT DPM

Tertipu, Puluhan Calon Tenaga Kerja Datangi PT DPM

- detikNews
Selasa, 05 Mei 2009 14:32 WIB
Tertipu, Puluhan Calon Tenaga Kerja Datangi PT DPM
Jakarta - Puluhan calon tenaga kerja yang merasa ditipu mendatangi PT DPM di sebuah komplek ruko di Jalan Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan. Mereka telah membayar uang sekitar Rp 600 ribu hingga Rp 1 juta.

"Saya mendapatkan info dari koran. PT ini menyalurkan tenaga kerja," ujar salah satu korban, Faizal (20) warga Lenteng Agung kepada detikcom, Selasa, (5/5/2009).

Faizal dan puluhan calon tenaga kerja senasib lainnya tidak menaruh curiga terhadap perusahaan tersebut karena mereka mendapatkan informasi lowongan pekerjaan dari koran dan job fair.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alhasil, merekapun mengirimkan lamaran untuk lowongan kerja seperti HRD, satpam, staff gudang dan operator. "Kalau saya melamar untuk posisi operator pabrik," tambah laki-laki yang hanya lulusan STM ini.

Dari sinilah modus penipuan terjadi. Para pelamar ditarik uang Rp 50 ribu untuk psikotes. Setelah itu PT DPM meminta uang Rp 550 ribu guna penempatan karyawan.

"Kalau anak saya, Puspita, membayar Rp 600 ribu untuk posisi
receptionist," kata Asmuni (49), warga Cililitan di lokasi yang sama.

Namun puluhan pelamar tersebut mulai sadar tertipu karena tidak kunjung dipanggil kerja. Sudah 2 bulan hingga 3 bulan menunggu, mereka tidak kunjung ditempatkan.

Akhirnya, siang ini, puluhan pelamar yang tertipu tersebut mendatangi kantor DPM meminta kejelasan nasib mereka. Mereka sempat emosi di ruang rapat dan nyaris ricuh.

"Sedang kami rundingkan dengan pelamar," kata pengacara PT DCM, Roy di lokasi.
(asp/nik)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads