Saat Jeruk dan Mawar Tak Bisa Masuk Kedubes Singapura

Kasus David

Saat Jeruk dan Mawar Tak Bisa Masuk Kedubes Singapura

- detikNews
Selasa, 05 Mei 2009 13:14 WIB
Jakarta - Sekitar 15 orang dari Tim Peduli Kematian David Hartanto mendatangi Kedubes Singapura sambil membawa simbol pertemanan. Namun simbol-simbol tersebut tak diperbolehkan memasuki wilayah Kedubes.

"Simbol ini tak diperbolehkan masuk," kata Ketua Tim Peduli David, Audy Wuisang, di depan Kedubes Singapura, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Selasa (5/5/2009).

Saat itu, memang hanya Audy yang diperbolehkan menemui perwakilan kedubes. Sedangkan yang lain, terpaksa menunggu di luar gerbang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain menyerahkan petisi, mereka bermaksud untuk memberikan sejumlah barang kepada kedubes. Ada dua keranjang yang dipenuhi jeruk serta puluhan tangkai bunga mawar berwarna merah dan putih.

"Barang bawaan ini merupakan kebiasaan orang Timur yang sedang bertamu ke tetangga," jelas Audy.

Selain itu, ada juga foto serta dan artikel-artikel tentang David yang dibingkai pigura.

Padahal, menurut Audy, barang-barang itu juga untuk menegaskan agar persoalan David tidak mengganggu hubungan RI-Singapura. Perwakilan Kedubes Singapura, Jonathan, yang ditemui Audy mengaku tidak bisa menerimanya.

"Nggak tahu alasannya, mungkin saja mereka takut," pungkasnya. (mok/nrl)


Berita Terkait