4 dari 9 Tersangka Adalah Satpam

Pembunuhan Direktur PRB

4 dari 9 Tersangka Adalah Satpam

- detikNews
Senin, 04 Mei 2009 15:58 WIB
 4 dari 9 Tersangka Adalah Satpam
Jakarta - Sembilan tersangka kasus pembunuhan Direktur PT PRB Nasrudin Zulkarnaen sudah ditangkap polisi. Dari 9 orang itu, 4 orang dari Flores. Tiga dari empat orang itu berprofesi sebagai satpam.

"Tersangka yang sudah ditangkap berjumlah 9 orang," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahyono dalam jumpa pers di Main Hall Gedung Utama Polda Metro Jaya, Senin (4/5/2009). Namun, Kapolda menyebutkan kesembilan tersangka dengan inisial saja.

Data yang diterima detikcom, para pelaku itu itu terdiri dari 1 pejabat tinggi negara, 1 pengusaha, 1 perwira menengah polisi, 1 pengangguran, 2 pekerja swasta, dan 3 orang satpam. Mereka adalah Antasari Azhar (ketua KPK), Sigid Haryo Wibisono (Komisaris Utama PT PIM), Kombes Pol Wiliardi Wizar (polri/mantan Kapolres Jaksel), Heri Santosa (pengemudi Scorpio),Β  Eduardus Ndopo alias Edo (penerima order pembunuhan dari Wiliardi Wizar), Jerry Hermawan LO (penghubung Edo kepada Wiliardi), Daniel Daen (penembak/eksekutor), Fransiskus Tadon Keran alias AMSI (pengendali lapangan), dan Hendrikus Kia Walen alias Hendrik (pemberi order kepada Fransiskus).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut data lengkap pelaku yang didapatkan detikcom:

1. Daniel Daen
Tempat tanggal lahir: Flores, 2 Juli 1973
Agama: Katholik
Pendidikan: SD
Pekerjaan: Satpam Toko Buah Festifal Gandaria
Alamat: Pal Batu, Menteng Dalam Jakarta Selatan dan Desa Narasaonsina Kecamatan Larantuka Kabupaten Waiwerang NTT
Peran: Penembak/eksekutor

2. Heri Santosa alias Bagol bin Rasja
Tempat tanggal lahir: Bogor, 1 Januari 1975
Agama: Islam
Pendidikan: STM Penerbangan
Pekerjaan: Pengangguran
Alamat: Jalan Menteng Atas Selatan Kelurahan Menteng Atas Kecamatan Setiabudi Jakarta Selatan dan Perum Griya Alam Sentosa Cileungsi Kabupaten Bogor
Peran: Pengendara sepeda motor/pilot saat penembakan

3. Fransiskus Tadon Keran alias AMSI
Tempat tanggal lahir: Flores, 23 November 1971
Agama: Katholik
Pendidikan: SMP
Pekerjaan: Security PT Yasun Litex
Alamat: Kompleks ABB Jalan Bungur Besar Raya Senen Jakarta Pusat dan Jalan Sanat Dalam Tangki, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Pusat
Peran: Pengendali lapangan saat Survei dan penembakan serta pembeli senjata api

4. Hendrikus Kia Walen alias Hendrik
Tempat tanggal lahir: Flores, 27 Oktober 1972
Agama: Katholik
Pendidikan: S1 Ekonomi
Pekerjaan: security toko
Alamat: Jalan Menteng Atas Kelurahan Menteng Kecamatan Setiabudi Jakarta Selatan dan Perum Koperasi BUGNΒ  Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Depok
Peran: Pemberi order kepada Fransiskus

5. Eduardus Ndopo Mbete alias EDO
Tempat tanggal lahir: Flores, 29 November 1971
Agama: Kristen
Pekerjaan: Swasta
Pendidikan: S1
Alamat: Jl Kramat Pulo Gundul Tanah Tinggi Johar Baru Jakarta Pusat dan Jl Raya Jatiluhur Kecataman Jati Asih Bekasi.
Peran: Penerima order pembunuhan dari Wiliardi Wizar

6. Jerry Hermawan LO
Tempat: Medan, 22 November 1957
Agama: Buddha
Pekerjaan: Swasta
Pendidikan: SMA
Alamat: Perumahan Permata BuanaΒ  no 13 Jakarta Pusat
Peran: Penghubung Edo kepada Wiliardi

7. Sigid Haryo Wibisono
Tempat tanggal lahir: Semarang, 12 November 1966
Agama: Islam
Pekerjaan: Komisaris Utama PT Pers Indonesia Merdeka (PIM)
Pendidikan: S1 Ekonomi
Alamat: Jl Patiunus no 35 Kebayoran Baru Jakarta Selatan dan Jl Kerinci VIII RT 010/02 no 65 Kebayoran Baru Jakarta Selatan
Peran: Penyandang/pemberi dana kepada Williardi)

8. Williardi Wizar
Tempat tanggal lahir: Sibolga, 22 Maret 1960
Agama: Islam
Pendidikan: S1
Pekerjaan: Polri (berpangkat Kombes Pol, mantan Kapolres Jakarta Selatan)
Alamat: Perumahan Taman Ubud Permai Karawaci Tangerang
Peran: Penghubung dan pemberi perintah kepada EDO

9. Antasari Azhar
Tempar tanggal lahir: Pangkal Pinang, 18 Maret 1953
Agama: Islam
Pekerjaan: Ketua KPK
Pendidikan: S2 hukum
Alamat: Perumahan Giri Loka II Jalan Gunung Merbabu Blok A/13 Bumi Serpong Damai (BSD Tangerang.
Peran: Otak pembunuhan/intellectual dader (asy/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads