Pelantikan Ketua DPRD Sumut yang baru dilakukan dengan prosesi sumpah jabatan untuk masa bakti 2004-2009. Terlihat hadir dalam pelantikan itu, Gubernur Sumut Syamsul Arifin dan Kapolda Sumut Irjen Pol Badrodin Haiti. Usai pengucapan sumpah di ruang paripurna, Darmataksiyah langsung menduduki kursi ketua dewan dan membacakan sambutan program kerja DPRD secara keseluruhan.
"Dalam menentukan sikap DPRD Sumut ke depan, saya tentu akan bermusyawarah dengan pimpinan dewan, pimpinan komisi hingga fraksi untuk mengambil keputusan yang berguna bagi masyarakat luas," kata Darmataksiyah kepada wartawan usai pelantikan yang berlangsung di Gedung DPRD Sumut, Jl. Imam Bonjol Medan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengalamannya dalam dunia politik cukup panjang. Dia bergabung dengan Partai Golkar sejak 1971, dan duduk di legislatif pada 1992, mulai dari DPRD Medan (1992-1997, 1997-1999, dan 1999-2004) dan kini di DPRD Sumut. Cucu dari Syekh Abdul Wahab Rokan sekaligus anak dari Syekh Faqih Tambah, yakni Tuan Guru dan pimpinan Thariqat Naqsyabandiah Babussalam di Kabupaten Langkat, Sumut itu, juga pernah mengabdi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Medan serta menjadi dosen di Fakultas Tarbiyah dan Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumut.
Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sumut itu juga pernah menjabat sebagai Ketua DPD Pengajian Al Hidayah Medan, sebuah organisasi sayap Partai Golkar, pada tahun 1990-2005, dan menjabat Sekretaris dan Wakil Ketua DPD Al Hidayah Sumut, dan sekarang penasihat DPD Al Hidayah Sumut.
(rul/djo)











































