Peristiwa ini bermula saat mahasiswa dari berbagai kampus di Makassar memaksa masuk ke dalam kantor gubernur di Jl Urip Sumohardjo, Senin (4/5/2009), sekitar pukul 14.OO Wita.
Polisi yang berjaga pun langsung menyemprotkan air dengan mobil water canon. Kontan para mahasiwa itu langsung kocar-kacir. Tapi kemudian, mereka memberikan perlawanan dengan melemparkan batu yang berada di sepanjang jalan ke arah polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam aksi ini, seorang wartawan televisi terluka parah di kepalanya karena terkena lemparan batu petugas. Juga, puluhan mahasiswa mengalami luka-luka terkena pentungan.
Tercatat, lebih dari 30-an mahasisawa diamankan. Polisi juga menutup Jl Urip Sumohardjo, sepanjang 3 Km dan memasang barikade di depan Kampus Unisma 45 dan Universitas Muslim Indonesia (UMI).
(ndr/iy)











































