Tensi Darah Antasari Sempat Melonjak

Penembakan Direktur PRB

Tensi Darah Antasari Sempat Melonjak

- detikNews
Senin, 04 Mei 2009 10:59 WIB
Tensi Darah Antasari Sempat Melonjak
Jakarta - Sebelum menjalani pemeriksaan polisi, Ketua KPK nonaktif Antasari Azhar menjalani tes kesehatan. Tensi darah saksi kasus penembakan Direktur Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen ini sempat tinggi saat dikerumuni wartawan.

"Jadi setelah masuk (ke ruang pemeriksaan), diawali terlebih dulu dengan pemeriksaan kesehatan dokter, mengukur tensi, jantung dan sebagainya. Begitu masuk, waktu wartawan kerubutin, tensinya naik tinggi sampai 17 berapa gitu. Tetapi begitu duduk, dikasih minum normal lagi," kata kuasa hukum Antasari, M Assegaf.

Hal ini disampaikan Assegaf di sela-sela pemeriksaan Antasari di
di Polda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Senin (4/5/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, tensi Antasari tinggi bukan lantaran takut diperiksa kepolisian. "Tidak, kalau takut tingginya tetap konstan. Setelah diberi minum normal lagi. Baru dokter perbolehkan pemeriksaan awal," ujarnya.

Antasari diperiksa 4 penyidik dan didampingi 4 kuasa hukum. Mereka antara lain Juniver Girsang, Ari Yusuf Amir, dan Indra Sahnun Lubis.

"Kita sepakat pengacara akan berganti-ganti karena pemeriksa membatasi, dan ruang duduk juga terbatas," kata dia.

Sebelumnya, sumber di kepolisian menyebutkan bahwa pemeriksaan ini hanya diisi dua penyidik dan saksi saja, tanpa pengacara.

Dikatakan Assegaf, pemeriksaan baru dimulai. Biasanya selalu dimulai dengan pertanyaan identitas, latar belakang, dan belum masuk pada materi.

Bawa bukti apa saja? "Jangan lupa, posisi Antasari dalam surat pemanggilan itu sebagai saksi. Saksi dan tersangka kan beda," jawab pengacara senior ini.
(aan/nrl)


Berita Terkait