Hal tersebut diungkapkan Antasari saat menerima sejumlah wartawan, termasuk detikcom, di rumahnya Perumahan Giri Loka 2, Jl Merbabu, BSD, Tangerang, Banten, Minggu (3/5/2009).
Menurut Antasari, hubungannya dengan Sigid sebatas rencana kerjasama antara Harian Merdeka dengan KPK. Sigid ingin ada rubrik khusus mengenai KPK di Harian Merdeka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Antasari membantah dirinya sudah mengenal Sigid sejak lama. Termasuk kabar yang menyebutkan mereka sudah menjalin hubungan saat dulu tinggal di Yogyakarta.
"Saya tidak pernah tinggal di Yogya," ungkap Antasari.
Demikian pula dengan isu bahwa Sigid pernah mengajak Antasari membentuk semacam lembaga intelijen. "No....no...., tidak pernah!" tukas Antasari.
Namun diakui Antasari, pertemuannya dengan Sigid dilakukan secara langsung maupun melalui telepon. "Ada telepon, ada langsung. Sebatas pertemuan biasa apa salah? Kalau hari ini saya berhubungan dengan anda, dan besok anda ada berbuat kejahatan? Apa saya juga bersalah?" Antasari balik bertanya pada wartawan.
(djo/mok)











































