Langkah ini tetap dilakukan meski Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan bahwa tak ada bukti kalau hewan babi menularkan virus flu H1N1 ke manusia.
Gubernur Kairo Abdel Halim Wazir mengatakan, untuk tahap awal pemerintah akan mulai membantai sekitar 60.000 ekor babi. Demikian seperti diberitakan kantor berita Mesir, MENA dan dilansir AFP, Sabtu (2/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah tersebut menuai kritikan dari WHO yang menegaskan tak ada bukti kalau babi menularkan virus tersebut ke manusia. Menurut para pakar internasional, virus strain baru H1N1 ini justru menular dari manusia ke manusia.
(ita/ita)











































