Meksiko: Wabah Flu Babi Tidak Seagresif yang Diperkirakan

Meksiko: Wabah Flu Babi Tidak Seagresif yang Diperkirakan

- detikNews
Sabtu, 02 Mei 2009 11:22 WIB
Meksiko: Wabah Flu Babi Tidak Seagresif yang Diperkirakan
Mexico City - Jutaan warga Meksiko menikmati libur nasional selama 5 hari sejak Jumat, 1 Mei waktu setempat. Libur nasional ini atas perintah Presiden Meksiko Felipe Calderon guna menghentikan penyebaran wabah flu babi (influenza H1N1).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa pandemi global sangat mungkin terjadi. Namun menurut pejabat pemerintah Meksiko, virus H1N1 ini tidak seagresif yang diperkirakan semula.

Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan Meksiko Jose Angel Cordova seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (2/5/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untunglah virus ini tidak terlalu agresif. Ini bukan kasus avian flu yang memiliki tingkat kematian hampir 70 persen," kata Cordova.

Menurut Cordova, flu H1N1 ini mudah diobati dengan obat antivirus jika pengobatan diberikan sejak dini.

Meski begitu, perintah Presiden Meksiko untuk meliburkan kantor-kantor pemerintah dan bisnis swasta yang tidak penting untuk perekonomian, tetap dijalankan. Buntutnya, bar-bar, restoran, bioskop dan lainnya pun tidak beroperasi.

Walikota Mexico City Marcelo Ebrard mengakui, tampaknya situasi flu di negeri itu stabil. Namun dikatakannya, "10 hari mendatang akan penting untuk memutuskan apakah segala batasan tersebut perlu dilanjutkan atau tidak."
(ita/ita)


Berita Terkait