Ketua Ketua Komisi III (Komisi Hukum) DPR Trimedya Pandjaitan mengatakan, begitu mendengar isu tersebut dia kaget. Karena merasa ragu, dia pun langsung menghubungi Antasari via telepon.
"Waktu itu karena saya ragu, kemudian saya tanya Antasari. Tapi dia menjawab 'nggak, Pak. Percayalah! Kita kan sudah lama kenal," kata Antasari seperti ditirukan Trimedya saat berbincang dengan detikcom di Gedung Nusantara I DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (1/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita lihat dulu penyelidikan Polri. Tapi penyelidikan Polri harus proporsional tanpa ada muatan politik tertentu. Kan kita tahu sekarang mendekati pilpres. Biarkan Polri bekerja profesional sesuai dengan aturan mereka," ucap politisi PDIP tersebut.
Ditanya apakah Komisi III akan memanggil Antasari terkait persoalan ini, Trimedya mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan polisi. Selain tidak mau latah, lanjutnya, Komisi harus tahu sejauh mana kebenaran informasi tersebut.
"Apapun Ketua KPK adalah simbol KPK. Jangan kemudian muncul ke permukaan, baik bersalah atau tidak, karena kredibilitas KPK dipertaruhkan," pungkasnya. (irw/nrl)










































