"Kami akan bentuk posko-posko informasi perbaikan daftar pemilih pilpres di titik-titik tempat domisili mahasiswa," ujar Ketua Umum Pengurus Besar (PB) HMI Arip Musthopa dalam konferensi pers di Hotel Borobudur, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis (230/4/2009).
Mahasiswa perantau menjadi fokus perhatian HMI karena dalam pileg lalu banyak dari mereka yang kehilangan hak pilihnya akibat tak terdaftar. Selain mahasiswa, HMI juga menitikberatkan pada masyarakat marjinal dan perkampungan yang sangat kurang mendapatkan akses informasi mengenai pemilu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan yang sama, anggota KPU Endang Sulastri menyampaikan sambutan baik atas partisipasi HMI ini. Sosialisasi massif ini, kata Endang, ditujukan agar tidak ada lagi masyarakat yang kehilangan hak pilihnya akibat tidak terdaftar di DPT.
"KPU telah menginstruksikan kepada seluruh KPU provinsi dan kabupaten/kota agar membuat posko pengaduan warga yang belum terdaftar di dalam DPT pemilu legislatif dan membuka berbagai saluran informasi perbaikan daftar pemilih," kata Endang.
(sho/irw)










































