Mereka semua ditempatkan di Twentynine Palms Marine Corps Air Ground Combat Center, markas militer terbesar di AS dengan sekitar 8 ribu personel yang aktif bertugas. Markas militer tersebut terletak di gurun pasir California.
Personel Marinir yang mengidap flu babi tersebut merupakan personel militer pertama di AS yang telah terjangkit virus H1N1. Pria itu saat ini sedang dirawat di markas tersebut dan akan terus diisolasi di baraknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekitar 30 personel Marinir lainnya yang telah melakukan kontak dengannya saat ini sedang dikarantina. Mereka akan diizinkan kembali bertugas setelah lima hari jika mereka tidak menunjukkan gejala-gejala mirip flu.
Komandan Korps Marinir AS Jenderal James Conway mengatakan, personel Marinir yang sakit flu babi tersebut belum pernah ke Meksiko, negara sumber wabah flu babi.
Dua markas Marinir lainnya di California Selatan, Camp Pendleton dan Marine Corps Air Station Miramar, melaporkan tak ada kasus dugaan flu babi.
(ita/iy)











































