Hal itu diungkapkan Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari saat dicegat wartawan di Asri Medical Center (AMC) Jl HOS Cokroaminoto Yogyakarta, Kamis (30/4/2009).
"Travel warning belum perlu. Yang penting adalah mengoptimalkan pengawasan dengan memasang thermo detector bagi wisatawan asing di berbagai bandara," katanya.
Menurut dia, suhu badan para wisatawan asing yang datang bisa dicek dengan alat itu berapa derajat suhunya. Bila panas tubuh lebih dari 38 derajat celcius akan diperiksa lebih lanjut di poliklinik yang ada di bandara.
Dia mengatakan Indonesia saat ini masih siaga flu babi. Namun karena hari ini pihak badan kesehatan dunia (WHO) telah meningkatkan status flu babi pada fase 5 atau semakin meluas penyebarannya maka sore nanti Depkes bersama instansi terkait serta pakar akan melakukan koordinasi lebih lanjut.
"Karena ini sudah KLB internasionl maka sore nanti kita akan koordinasi dengan instansi terkait Polri/Tni dan pakar," katanya.
Β
Menurut dia, depkes juga belum perlu menambah anggaran khusus penanggulangan flu babi ini. Anggaran masih bisa diambilkan dari anggaran untuk penanggulangan flu burung beberapa waktu lalu.
"Anggaran tambahan atau khusus belum perlu ada. Saat ini bisa diambilkan dari anggaran penanggulangan flu burung," kata Siti Fadilah yang setuju bila menyebut flu babi dengan flu Mexico itu.
(bgs/djo)











































