"Berdialog dengan anak sendiri. Akan berbicara baik-baik, akan bertukar pikiran," kata Kapuspen TNI Marsekal Muda Sagoem Tamboen saat dihubungi melalui telepon, Kamis (30/4/2009).
Mabes TNI memastikan untuk prajurit yang bersalah akan diberi tindakan tegas. "KSAD dan staf di Jayapura sedang mengambil langkah lain. Kita tunggu saja," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Rabu siang, para prajurit TNI Batalyon 751 melakukan unjuk rasa. Demo ini diwarnai kerusuhan. Mereka merusak markas mereka dengan melemparinya dengan batu dan benda-benda lainnya setelah mereka tak berhasil komandan mereka.
Ini sebagai protes atas tindakan komandan mereka yang tidak mau memfasilitasi pengiriman jenazah rekan mereka yang meninggal untuk dikirimkan ke Nabire. Para prajurit lalu diperintahkan untuk iuran.
(ndr/nrl)











































