Protes Soal Gaji, Pekerja Potong Jari Lalu Memakannya

Protes Soal Gaji, Pekerja Potong Jari Lalu Memakannya

- detikNews
Kamis, 30 Apr 2009 03:06 WIB
Belgrade - Seorang pekerja sebuah perusahaan tekstil di Serbia memotong jarinya. Tapi tidak berhenti di situ, dia lalu memakannya. Aksi ini dilakukan sang pekerja sebagai protes meminta pembayaran gaji.

"Kami, para pekerja tidak punya apa-apa untuk dimakan. Kita akan memilih alternatif makanan dan saya akan memberikan contoh pada mereka," ujar Zoran Bulatovic seperti dikutif dari Reuters, Kamis (30/4/209)

Menurutnya, aksi memakan jari itu untuk menunjukan bagaimana putus asanya dia dan rekan-rekannya yang lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bulatovic adalah pemimpin pekerja di pabrik tekstil Raska Holding di Novi Pazar, sebelah barat daya Serbia. Ia memotong jari kelingkingnya tersebut dengan menggunakan gergaji besi.

"Ini sakit seperti di neraka" ujar Bulatovic sambil meringis setelah memotong jari kelingkingnya lalu memakannya.

Raska adalah produsen tekstil utama di akhir tahun 1980an dengan jumlah pekerja mencapai 4 ribu orang . Namun kini bangkrut setelah keruntuhan Yugoslavia pada tahun 1990an dan mengalami kerugian, sehingga melakukan PHK besar-besaran. Sekarang perusahaan tersebut tinggal menyisakan 100 pekerja.

Beberapa pekerja tidak dibayar gajinya selama setahun, hanya mendapatkan tunjangan sosial seperti pengobatan gratis. Bulatovic mengatakan dia teman-temannya akan bertahan pada permintaan mereka, akan tetapi menunda rencana memutilasi diri mereka sampai mereka bisa bertemu dengan pejabat pemerintah di Kota Belgrade hingga selasa pekan depan.
(her/ndr)


Berita Terkait