"Eksekutor adalah orang Timor Leste, yang memang sudah terlatih menembak karena pernah ikut perang di Timor Timur (Timor Leste)," kata seorang perwira di Polda Metro Jaya yang enggan disebutkan namanya, Rabu (29/4/2009).
Perwira itu juga menjelaskan bila awal penangkapan, bermula dari tertangkapnya pelaku berinisial DAN, sebagai eksekutor, yang ditangkap di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Senin lalu.
"Kemudian ditangkap pelaku Her (yang bawa motor). Dan dilakukan pengembangan kemudian mengarah ke 2 pelaku lainnya yakni yang memback-up eksekutor menggunakan mobil Avanza bodong," jelas perwira itu.
Saat itu, pelaku yang menggunakan mobil berperan sebagai pem-back-up eksekutor, di mana posisi mobil berada di belakang mobil Nasrudin.
(ndr/)











































