Warga Libanon diimbau untuk menghentikan kebiasaan mencium pipi saat bertemu orang lain. Padahal ciuman pipi tersebut sudah menjadi tradisi nasional di Libanon.
Imbauan itu disampaikan Menteri Kesehatan Libanon Mohammad Khalifeh dalam konferensi pers di Beirut seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (29/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak dulu rakyat Libanon memiliki tradisi memberikan tiga ciuman di pipi saat berjumpa dengan orang-orang yang mereka kenal.
Langkah-langkah lain yang dilakukan otoritas Libanon adalah menyuruh anak-anak sekolah yang menderita flu untuk libur. Serta mengimbau warga untuk tidak bepergian ke negara-negara yang telah melaporkan kasus flu burung.
Virus flu babi strain baru ini sejauh ini telah menewaskan 159 orang di Meksiko. Israel yang berbatasan dengan Libanon, telah mengkonfirmasi adanya kasus flu babi.
(ita/iy)











































