Otoritas Kuba melarang semua penerbangan ke Meksiko, negeri tetangganya itu. Langkah Kuba itu langsung diikuti Argentina.
Pemerintah Argentina melarang semua penerbangan yang bertolak dari Meksiko. Larangan ini diumumkan pada Selasa, 28 April dan berlaku selama lima hari. Demikian seperti dilansir Reuters, Rabu (29/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Meksiko sendiri, pemerintah negeri itu terus melakukan upaya-upaya agresif untuk menghentikan penyebaran virus flu babi. Lokasi-lokasi bersejarah termasuk piramid ditutup sementara. Restoran-restoran di Mexico City, ibukota Meksiko pun diperintahkan untuk ditutup. Namun resto masih bisa melakukan layanan pengiriman.
Selain itu pusat-pusat olahraga dan kolam renang juga ditutup. Akses ke sejumlah gedung pemerintah juga dibatasi. Semua langkah itu bertujuan untuk mencegah berkumpulnya orang banyak sehingga diharapkan bisa mencegah penyebaran flu babi.
(ita/iy)











































