"Kalau bisa mereka mengutus orang yang benar-benar kompeten untuk mengurusi masalah ini. Bukan sekadar pembantu rumah tangga. Bukan berarti saya mengucilkan pembantu rumah tangga seperti Masda," ujar Daisy usai bertemu anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman di Hotel Nikko, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2009).
Menurut Daisy, Indonesia mengutus Direktur Perlindungan WNI Deplu, Teguh Wardoyo dan Dubes RI untuk Malaysia Dai Bachtiar untuk membantu penyelesaian masalah Manohara.
"Dua kali lagi (Masda) menghubungi saya," katanya.
Daisy juga mengaku tidak mengetahui adanya rencana Kelantan yang ingin mempertemukan Manohara dengan dirinya. "Saya tidak tahu, dan tidak ada yang menghubungi saya dari sana," tegasnya.
Kerajaan Kelantan, Malaysia mengirim Masda untuk membantah adanya aksi kekerasan yang terjadi di rumah tangga Manohara dan suaminya Tengku Muhammad Fakhry.
Daisy, pada Senin 20 April 2009 lalu menyatakan Manohara mengalami KDRT setelah menikah dengan Fakhry. Dikabarkan putrinya disilet-silet di dadanya dan disekap sang suami. Dalam telepon terakhir kepada keluarga, Mano menangis ingin pulang ke Indonesia.Ngobrolin model cantik Manohara Odelia Pinot? Gabung di sini. (nik/iy)











































