Pemerintah Federal Meksiko telah melakukan langkah-langkah pencegahan terutama untuk menghindari konsentrasi masa, dengan meliburkan seluruh institusi pendidikan dari tingkat playgroup sampai universitas. Penutupan ini berlaku sejak tanggal 28 April sampai 6 Mei 2009 di seluruh Meksiko.
"Pemerintah juga menutup museum, teater dan membatalkan lebih dari 500 pertunjukan seni, dari konser musik sampai pertunjukan amal serta festival-festival seni," ujar Fitra Ismu Kusumo, seorang kandidat doktor studi Amerika Latin-Antropologi Agama Escuela Nacional Antropologia e historia, Mexico City dalam keterangan yang dikirim ke redaksi detikcom, Selasa (28/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu pemerintah menganjurkan seminimal mungkin menggunakan metro (kereta bawah tanah), bis dan moda transportasi umum lainnya. Bahkan pertunjukan sepakbola pun dilakukan secara tertutup tanpa penonton.
"Keuskupan Meksiko mengijinkan Umat Katolik untuk tidak mengikuti Misa, dan menutup gereja-gereja Katolik di negara negara bagian yang terjangkit wabah flu babi," tambah Fitra.
Dampak dariย wabah flu ini adalah, kegiatan sehari hari menjadi terganggu, terutama kegiatan ekonomi. Penurunan konsumsi akhir minggu turun hingga 50 persen. Selain itu jalan-jalan protokol cenderung lengang, pasar tradisional, mal dan taman-taman publik tampak sepi dari pengunjung.
(rdf/Rez)











































