"H1N1 juga sensitif terhadap tamiflu. Kita sudah punya stok tamiflu cukup banyak, jadi belum perlu ada penambahan stok," jelas Menkes Siti Fadilah Supari.
Hal ini disampaikannya usai rakortas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (27/4/2009). Rapat diikuti juga oleh Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menhub Jusman Syaifi Djamal dan Mendag Marie Elka Pangestu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Presiden secara khusus memberi perhatian soal perlakuan pada manusia. Karena banyak dari Amerika Utara yang transit di Singapura dan tiap hari masuk ke negara kita," ujar Ical.
Sejak virus flu babi menyebar di Meksiko dan AS pekan lalu, seluruh bandara internasional se-Indonesia telah dilengkapi dengan alat pendeksi suhu badan bagi penumpang yang baru tiba. Sedangkan bagi yang hendak ke luar negeri, dibagikan kartu panduan untuk menghindari wabah mematikan itu.
Pelarangan impor daging babi, juga berlaku terhadap produk-produk turunannya. Buat sementara waktu langkah ini diyakini tidak akan terlalu berpengaruh pada ekonomi nasional karena volume perdagangannya yang kecil.
"Pagi tadi kita kembalikan 1,25 ton daging babi ke Singapura," imbuh Ical.
(lh/rdf)











































