Belum Ada Wisatawan Terjangkit Flu Babi Masuk ke Bali

Belum Ada Wisatawan Terjangkit Flu Babi Masuk ke Bali

- detikNews
Senin, 27 Apr 2009 17:01 WIB
Belum Ada Wisatawan Terjangkit Flu Babi Masuk ke Bali
Jakarta - Bandara Internasional Ngurah Rai semakin intensif mengawasi wisatawan yang masuk ke Bali melalui body scnanner. Apalagi, di Pulau Dewata itu tengah berlangsung sidang tahunan Asian Development Bank (ADB) ke-42 yang diikuti 67 negara.

Hasilnya, hingga kini belum ada wisatawan asing yang masuk ke Bali terdekteksi terjangkit flu babi. "Kita belum menemukan kasus flu babi, flu Singapura atau flu burung di Bandara Ngurah Rai," kata Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Denpasar Nyoman Murtiyasa kepada detikcom melalui telepon, Senin (27/4/2009).

Sejak beberapa pekan lalu, Bandara Ngurah Rai mengintensifkan penggunaan body scanner untuk memeriksa panas tubuh wisatawan mancanegara yang masuk ke Bali. Body Scanner berfungsi untuk mengantisipasi masuknya wisatawan yang menderita penyakit berbagai penyakit flu membahayakan, seperti flu burung, flu Singapura dan flu babi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Antisipasi terhadap kasus flu babi sama dengan kasus flu burung dan flu Singapura," kata Murtiyasa.

Setiap wisatawan yang terdeteksi memiliki suhu tubuh tinggi akan diperiksa. "Kalau hanya panas biasa diperiksa langsung oleh dokter di bandara tetapi kalau kena penyakit flu babi, flu burung atau flu singapura maka akan segera dirujuk ke RSUP Sanglah, karena kita tidak punya alatnya," katanya.

Para petugas bandara mengaku tidak bisa melakukan pemeriksaan terhadap penumpang dari Meksiko untuk mengantisipasi flu babi melainkan memeriksa secara keseluruhan. Namun, para petugas sedikti lega karena tidak ada penerbangan langsung dari Amerika serikat dan Meksiko ke Bali. "Dengan merebaknya kasus ini, maka pemeriksaan akan dilakukan lebih intensif lagi," ujar Murtiyasa.

Terkait pelaksanaan sidang tahunan Asian Development Bank (ADB) ke-42 yang diikuti 5.000 delegasi dari 67 negara di Bali, pihak bandara akan lebih memperketat pemeriksaan melalui body scanner terhadap penumpang dan delegasi.

"Kita akan memeriksa lebih teliti," katanya.

(gds/ken)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads