Demikian bunyi SMS sesat atas nama Presiden SBY yang beredar beberapa hari terakhir ini. Istana Kepresidenan mengingatkan warga yang menerimanya untuk melaporkannya ke pihak berwajib.
"Isi SMS ini tidak benar dan menyesatkan. Bila masyarakat mendapat atau menemukannya, segera laporkan pada pihak berwajib," ujar Jubir Kepresidenan RI Andi Mallarangeng, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (27/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan kali ini saja beredar SMS gelap yang mengatasnamakan Presiden SBY, Ibu Negara, keluarga dan staf khusus. Masyarakat agar berhati-hati dan tidak terpancing dengan ikut menyebarkan informasi yang menyesatkan tersebut.
"Kami justru menerima informasi ini dari orang yang mau melaporkannya ke polisi," jawab Mallarangeng tentang asal muasal SMS itu.
(lh/nrl)











































