"LBH PPP akan membela. Emron kan pejabat teras kita," kata Wakil Ketua PPP Achmad Farial kepada detikcom, Senin (27/4/2009).
Farial mengaku kaget rekannya ditangkap Tim Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung dan Kejagung usai mengikuti Rapimnas PPP di Parung, Bogor.
"Saya lihat (jurnalis) TV sudah siap (meliput penangkapan-red). Saya saat itu sudah pulang, saya ditelepon teman katanya Emron ditangkap. Saya kagetlah," ujarnya.
Farial menyesalkan penangkapan Emron yang berlangsung usai Rapimnas PPP pada Minggu 26 April 2009 pukul 00.30 WIB karena bisa merusak citra PPP.
"Kalau memang salah dan ada kasus masa lalu, jangan di Rampimnas. Apa tidak bisa diberitahukan dulu, misalnya besok Senin kamu mau saya tangkap jika tidak melaporkan diri dan buron. Tetapi ini di Rapimnas, apa ini mau memalukan, mengkerdilkan PPP di depan media massa. Orang kan jadi berfikir begitu," sesal Farial.
(aan/nrl)











































