"Mayoritas orang muda berusia 25-45 tahun," kata salah seorang pejabat yang enggan disebut namanya seperti dikutip Reuters, (25/4/2009).
Hal tersebut tentu saja mengkhawatirkan. Sebab flu musiman lebih mematikan bagi anak kecil dan orang tua. Tanda-tanda dari munculnya pandemi adalah ketika flu itu menyerang orang-orang muda yang sehat.
Flu tersebut telah membunuh lebih dari 60 orang di Meksiko. Flu serupa juga menyebar di Amerika Serikat dan menjangkiti 8 orang. Namun kedelapan orang itu berhasil disembuhkan.
Sekolah diliburkan dan acara-acara publik dibatalkan di Kota Meksiko gara-gara menyebarnya flu ini. Sejauh ini diperkirakan 1.000 orang telah terjangkit.
Pejabat kesehatan global memang belum menyiarkan terjadinya pandemi. Meski begitu, mereka mulai meningkatkan kewaspadaan. Flu ini disebut-sebut merupakan kombinasi antara flu manusia, flu burung, dan flu babi.
Pandemi flu terakhir terjadi pada tahun 1968. Saat itu flu 'Hong Kong' menewaskan sekitar 1 juta orang di seluruh dunia.
(sho/gah)











































