Organisasi kesehatan dunia (WHO) menduga, virus tersebut sedikitnya telah menewaskan 60 orang di Meksiko sejak pertengahan Maret lalu.
seperti dilansir bbc.com, Sabtu (25/4/2009), pemerintah Meksiko telah menutup beberapa sekolah yang diduga terjangkit virus tersebut. Pemerintah juga telah mengkampanyekan pemberantasan terhadap penyakit ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru bicara WHO, Gregory Hart mengatakan, 12 korban tewas dari Meksiko menunjukkan, mereka akibat gejala terserang virus yang sama.
WHO telah melakukan pertemuan darurat untuk mengantisipasi penyakit serupa agar tidak mewabah ke seantero penjuru dunia. "Ini adalah masalah kesehatan dunia yang harus diperhatikan," ujar Gregory Hart.
(anw/anw)











































