"Kira-kira ada 4 orang. Saya diperkosa lebih dari sekali, bergiliran," ujar Heina kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Jum'at (24/4/2009).
Cerita bermula saat Heina dan 3 orang temannya, DW, AN dan YG pergi ke diskotik Centro di Jalan Darmawangsa, Jakarta Selatan pada Rabu (22/4/2009) malam. Seorang pramusaji di diskotik kemudian memberikan kertas ke korban, titipan pelaku, Agus cs.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak kenalan dengan mereka. Teman-teman saya yang kenalan, saya diam saja waktu itu," lanjutnya.
Agus cs pun kemudian menawari Heina dan teman-temannya untuk minum. Awalnya, Heina sadar. Namun, lama-lama, Agus cs mencekoki Heina.
Dari Centro, Heina kemudian diajak ke klub malam lainnya, X2 di
Senayan, Jaksel. Heina dan teman-temannya pun ikut.
Setelah di X2, Heina mulai mabuk berat. Saat teman-teman Heina pergi ke toilet, Heina dibawa Agus cs ke Apartemen Rasuna Said, Kuningan, Jaksel. Di situ, Heina kemudian digagahi oleh Agus cs secara bergiliran.
Dalam keadaan setengah tak sadar, Heina dipaksa untuk melayani nafsu birahi keempat pemuda itu. Apadaya, Heina pun pasrah digagahi keempat pelaku itu.
"Saya nggak berdaya, karena saya masih dalam keadaan mabuk," katanya.
Kini, Heina harus menanggung aib yang terus membekas. "Saya malu kalau kuliah lagi," ungkapnya.
(mei/nik)











































