Jaenudin Luka Karena Loncat dari Mobil

Penculikan Pembantu

Jaenudin Luka Karena Loncat dari Mobil

- detikNews
Kamis, 23 Apr 2009 17:11 WIB
Jakarta - Korban penculikan dan penyekapan, Jaenudin, mengaku tidak hanya diculik, melainkan dianiaya oleh 3 anggota Brimob, AKP Sus, Briptu Sam dan Bripda Sim. Namun, kuasa hukum Fifi mengakui, luka yang terdapat di tubuh Jaenudin adalah akibat ulah Jaenudin yang loncat dari mobil.

"Dia itu terluka karena loncat dari mobil, bukan dianiaya," ujar kuasa hukum Fifi, Jack Sidabutar, saat dihubungi wartawan, Kamis (23/4/2009).

Menurutnya, Jaenudin loncat dari mobil karena hendak melarikan diri saat dimintai keterangan terkait 530 gram emas milik Fifi yang hilang. Jack juga mengatakan, Jaenudin mengalami luka-luka akibat dikeroyok warga Cirebon.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Katanya, Jaenudin dipukuli warga karena menyeret Kusnadi dalam kasus pencurian yang dituduhkan terhadapnya. Warga yang mengenal Kusnadi seorang warga yang baik, tak terima Kusnadi dibawa-bawa.

"Akhirnya warga pun memukuli dia," jelasnya.

Jack menjelaskan, beberapa pekan lalu, 3 anggota Brimob memang membawa Jaenudin dari kampungnya atas suruhan Finna. Finna, Temi dan anggota Brimob kemudian membawa Jaenudin dan Kusnadi ke Jakarta dengan dua mobil.

Pengakuan Jaenudin tempo hari, dalam perjalanan menuju Jakarta, di Tol Kanji dirinya dipukuli oleh anggota Brimob. Tidak hanya sekali, saat di hotel di Indramayu pun, Jaenudin bahkan ditodong senjata api. Begitu pula saat Jaenudin tiba di Jakarta, dirinya dipukuli di Mako Brimob Kwitang oleh 3 anggota Brimob itu.

Jaenudin dipaksa mengakui dan menunjukkan emas milik Finna yang hilang. Padahal Polsek Cakung yang menangani kasus pencurian itu sendiri sudah menahan dan menetapkan 4 tersangka.

Bahkan PN Jaktim sendiri telah menjatuhkan vonis terhadap keempat tersangka. Namun, karena Finna bersikeras mencari barang bukti emas miliknya yang raib, Finna kemudian meminta bantuan Brimob untuk membawa Jaenudin.

(mei/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads