Rombongan dari Malaysia tiba di Gedung DPR pada pukul 14.30 WIB, Kamis (23/4/2009).
"Inilah kunjungan luar negeri beliau setelah dilantik, sengaja pilih Indonesia karena paling dekat, dan itu agenda peningkatan hubungan Malaysia dengan Indonesia," tutur Ketua MPR Hidayat Nur Wahid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Hidayat, PM Malaysia menyampaikan niat baiknya untuk lebih meningkatkan hubungan baik kedua negara.
"Mari pergunakan segala yang ada untuk meningkatkan kerjasama, saling menghormati di antara Malaysia-Indonesia," tutur Hidayat yang mengenakan setelan jas hitam ini.
Perdana Menteri Malaysia dalam kunjungannya ke DPR juga sedikit menyinggung pelaksanaan pemilu di Indonesia. PM Malaysia mengagumi pelaksanaan demokrasi di Indonesia.
"Beliau memahami Indonesia dinamikanya sangat hangat dan beliau sangat menghormati dinamika politik Indonesia yang aman, berbeda dengan Thailand," ungkap Hidayat.
Dalam kesempatan ini Hidayat menyampaikan banyaknya pekerja Indonesia yang bekerja di Malaysia.
"Banyak warga Indonesia kerja di Malaysia, mereka tidak hanya bekerja tapi juga meningkatkan produk ekonomi yang lebih baik di Malaysia, karena itulah mereka layak dihormati," imbuh Hidayat.
Selain itu, Hidayat menambahkan, kedua negara sepakat mengenai kerjasama, studi banding, yang lebih baik antar kedua parlemen.
"Kami sepakat untuk membangun hubungan yang lebih baik antar parlemen kedua negara," pungkasnya.
Hadir bersama PM Najib adalah istri Najib, Menteri Luar Negeri Malaysia Dato' Sri Syed Hamid Albar, Menteri Pertahanan Ahmad Zahid Hamid, Menteri Pertanian Noh Omar, Menteri Transportasi Malaysia Dato' Sri Ong Tee Kiat, dan Menteri Perdagangan dan Industri Mustapa Mohamed.
(van/nrl)











































