Pasangan suami istri yang menjadi korban kebiadapan itu adalah, Ahmad Halawa (40) dan Neli Siregar (35). Dan dua anaknya perempuannya, Sagita (8) dan Pujianti (7).
"Mayat korban saat ini masih berada di rumah sakit Torganda. Rencananya hari ini akan dipindahkan keย RSUD Rohul untuk dilakukan otopsi. Kita masih menyelidiki kasus pembunuhan satu keluarga ini," kata Kapolsek Tambusai, AKP Antoni Lumban Gaol saat dihubungi detikcom, Kamis (23/04/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang lebih mengenaskan kondisi kedua putri pasangan ini. Sagita, anak sulung mereka, mengalami luka bacok di sekujur tubuhnya. Sedangkan Pujianti si bungsu lebih tragis lagi, lehernya terkena sabetan senjata tajam hingga putus.
"Kita belum dapat menyimpulkan motifย di balik pembunuhan ini. Semuanya masih dalam proses penyelidikan. Kita sudah meminta keterangan sejumlah saksi dari masyarakat setempat.," kata AKP Antoni.
Dia menjelaskan, peristiwa sadis ini terjadi pada Rabu (22/04/2009) sekitar pukul 16.00 WIB. Ini diketahui setelah keluarganya Monang Siregar (25) yang akan bertandang ke rumahnya Ahmad.
"Ketika Monang masuk ke rumah itu, dia melihat satu keluarga ini sudah tewas mengenaskan. Dari sana warga melaporkan ke pihak kepolisian," kata Antoni.
(cha/djo)











































