"Sama sekali tak ada keraguan soal itu... anak hasil kloning segera lahir," kata Zavos pada koran Inggris, Independent seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (23/4/2009).
"Jika kami mengintensifkan upaya kami, kami bisa mendapatkan bayi kloning dalam satu atau dua tahun. Tapi saya tidak tahu apakah kami bisa mengintensifkan upaya kami sebegitu jauh," tutur Zavos.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan menurut Zavos, dirinya telah memproduksi embrio kloning dari tiga orang yang telah meninggal, termasuk Cady, seorang anak perempuan berumur 10 tahun yang tewas dalam kecelakaan mobil di AS. Sel-sel darah Cady dibekukan dan dikirimkan ke Zavos.
Dokter Zavos yang lahir di Cyprus itu diyakini telah melakukan prosedur tersebut di sebuah laboratorium rahasia di Timur Tengah guna menghindari larangan kloning yang berlaku di AS.
Dia menggunakan teknik yang sama seperti yang digunakan pada Dolly, seekor domba yang merupakan mamalia pertama di dunia hasil kloning.
(ita/iy)











































