Andi Lamadukelleng, warga setempat yang sempat menyaksikan penyerangan kampus tersebut menuturkan kepada detikcom, pelaku penyerangan terbagi dua kelompok. Sekitar pukul 20.00 Wita, lanjut Andi, kelompok pertama berhasil mengendap-endap masuk kampus dari arah Koperasi Mahasiswa, jalan Mapala. Kelompok kedua selanjutnya tanpa ba-bi-bu langsung bergabung dengan kelompok pertama dan menyerang mahasiswa yang ia dapati di sekitar sekretariat BEM FIS.
"Dari awal saya curiga saat mereka menutup wajahnya dan membawa balok menyelinap lewat samping kampus, ternyata mereka mau bikin rusuh." ungkap Andi.
Satu mahasiwa FIS UNM yang tak mau disebut namanya mengalami lebam di punggungnya akibat terkena pukulan benda tumpul milik pelaku penyerangan. Beberapa pengurus BEM FIS UNM mengakui tidak mengetahui motif penyerangan dan siapa pelakunya. Namun, mahasiswa FIS berhasil mengamankan satu motor Minerva 150R hitam yang diduga ditinggalkan oleh salah satu pelaku penyerangan.
Hingga pukul 22.30 Wita, masih terlihat puluhan mahasiswa FIS yang berjaga-jaga di depan pintu utama kampus UNM Gunungsari. Sedangkan, petugas kepolisian yang memakai pakaian sipil dari Mapolres Makassar Timur hanya memantau dari seberang jalan.
(mna/mad)











































