Pengadilan tersebut akan diadakan pada 20-22 Mei, kemudian dilanjutkan pada 25 dan 26 Mei. Hearing tahapan kedua akan ditentukan nanti jika pengadilan selama lima hari itu masih belum cukup.
Sekitar 16 saksi mata telah didaftar untuk memberikan kesaksian dalam pengadilan koroner atas kematian David. Demikian hasil sidang awal pengadilan koroner yang berlangsung di Singapura, hari Rabu ini seperti diberitakan media Singapura, Straits Times, Rabu (22/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
David meninggal pada 2 Maret lalu setelah jatuh dari lantai empat gedung kampus NTU. Media Singapura memberitakan, sebelum meninggal, David sempat menusuk Profesor Chan Kap Luk, dosen pembimbingnya di NTU.
Namun berita itu diragukan kebenarannya oleh pihak keluarga David. Mereka bahkan menduga David tewas karena dibunuh.
Pengadilan koroner merupakan peradilan untuk kasus-kasus kematian tidak normal di negeri Singa itu. Pengadilan koroner dilakukan untuk suatu kematian mendadak, antara lain akibat kecelakaan di jalan raya, di industri, di sel penjara, kekerasan, dan bunuh diri.
Pengadilan koroner biasanya berlangsung selama beberapa bulan. Keputusan hakim bisa berupa pernyataan penyebabnya adalah kematian murni, akibat bunuh diri, kecelakaan, atau open verdict (terbuka untuk penyelidikan lanjutan).
(ita/iy)











































