Al-Quds, koran Palestina yang terbit di Yerusalem memuat berita soal pidato Ahmadinejad tersebut.
"Negara-negara Eropa dan Barat mundur dari sesi itu saat pidato Presiden Iran begitu dia menyebutkan Palestina dan mengkritik pendirian negara Israel," demikian tulis media tersebut seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (22/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Koran terkemuka berbahasa Arab yang terbit di London, Inggris, al-Quds al-Arabi, menuliskan bahwa Ahmadinejad semata-mata cuma mengungkapkan kebenaran.
"Ahmadinejad berhasil dalam membeberkan standar ganda Barat dan mengangkat penderitaan rakyat Palestina saat dia menyampaikan itu dalam pidatonya," demikian editorial harian tersebut.
"Delegasi-delegasi Eropa yang mundur dari konferensi itu sebagai protes terhadap pidato Ahmadinejad membuktikan dengan jelas dukungan mereka atas rasisme Israel dan menunjukkan bahwa mereka mendukung pembantaian yang dilakukan terhadap rakyat Palestina," imbuh editorial tersebut.
Dalam pidato di konferensi PBB di Jenewa tersebut, Ahmadinejad menyebut Israel sebagai "rezim rasis paling keji dan represif." Pernyataan itu membuat puluhan delegasi Uni Eropa bergegas meninggalkan ruang konferensi.
Sekjen PBB Ban Ki-moon menyesalkan pernyataan Ahmadinejad tersebut. Sebab sebelum Ahmadinejad berpidato, Ban telah meminta pemimpin Iran itu untuk tidak mengeluarkan statemen yang memecah-belah.
(ita/iy)










































